Abarat-Clive Barker

abarat-full

“Kumemimpikan sebuah buku, tak berbatas tak berjilid. Lembar-lembarnyya tersebar banyak tak terkira. Cakrawala baru di setiap barisnya, langit-langit baru, jiwa-jiwa baru. Salah satunya, terkantuk-kantuk di siang hari, dalam angan semata-mata. Bermimpi tentang baris-baris ini. Lalu dipinjamlah tanganku, untuk menuliskannya.”  – Clive Barker –

=====================================================================================

Peristiwanya berawal dari tempat paling membosankan di dunia : Chickentown. Kota yang dihuni oleh lebih banyak ayam daripada manusia. Di sinilah Candy Quackenbush tinggal. Dan ia bertanya-tanya, seperti apakah masa depannya nanti.

Jawabannya datang secara tak terduga. Pertemuan mendadak dengan John Mischief (dia punya 7 saudara yang tinggal di tanduk-tanduk di kepalanya), dan kemunculan Laut Isabella entah dari mana, membawa Candy ke sebuah dunia lain.

Dunia bernama ABARAT. Sebuah kepulauan luas yang tiap pulaunya memiliki jam berbeda. Antara lain Pulau Yebba Dim Day yang jamnya selalu jam delapan malam, Pulau Jam Tiga Siang yang hangat, tempat naga-naga berkeliaran, sampai Pulau Gorgossium, alias Pulau Tengah Malam yang dihuni oleh Christopher Carrion, Pangeran Tengah Malam, yang suka meneror orang dengan mimpi-mimpi buruk.

Candy berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, mendapat teman-teman baru dan musuh-musuh aneh – serangga serangga bermesin, kupu-kupu raksasa, kucing-kucing belang, manusia dari lumpur, tukang sihir jahat dan budaknya yang ketakutan, dan akhirnya dia sadar: ia pernah berada disini. Candy pernah ada di dunia Abarat ini sebelumnya.

Pasti ada sebabnya, kenapa dia dibawa dan akhirnya berada di sini : ia dibawa ke Abarat untuk menyelamatkan kepulauan ini dari kekuatan-kekuatan yang lebih tua daripada waktu, dan lebih jahat daripada apapun yang dilihat Candy..

=====================================================================================

“Clive Barker seorang seniman sejati. Teknik penceritaan yang unik dan  lukisan-lukisan ( berjumlah total 200an lebih lukisan) yang digunakannya sebagai ilustrasi pada bukunya, menjadikan karyanya ini lengkap dan berbobot. Aq sendiri dah baca, dan komentarku : Fabulous! Marvellous!”

=====================================================================================

Advertisements

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s