Flashback Stories

full zara

CURHAT SAHABAT – IT’S A FLASHBACK STORIES

Written by Bobo, Typed by Gembul on  January 5th, 2009 :

“Emang cuma kamu aja yang paling sayang sama aku”. Begitu yang Bobo baca tadi. Ambigu. Bobo terhenyak, mencoba mengurai makna pesan singkat tersebut. Alangkah membingungkannya isi pesan Bilbil itu. Baru semalam ia bermulut manis, mencoba mencairkan suasana kaku dengan Bobo yang kini serasa dingin. Ucapan terima kasih dialirkan dari bibir Bilbil atas perhatian Bobo meskipun setahun genap peristiwa menyakitkan telah dialami Bobo. Namun beberapa jam kemudian, lagi-lagi Bobo terbingung. “Apalagi ini?”, begitu pikirnya.

“Tak tahukah Bilbil itu jika aku tengah dilanda gundah gulana. Ketidakpercayaan. Rasa amarah yang menyentuh ubun-ubun? Yang disayangkan, Bilbil seperti asik dengan masalahnya sendiri. Sempat Bobo berkeluh kesah dan meminta saran kepada Bilbil. Tapi yah, itulah Bilbil. Mana mau dia peduli & care ma masalah orang lain. Cerita yg merupakan rahasia terdalam pun hanya didengarkan tanpa kesan. Si Bilbil juga bukan teman curhat yang baek. Heran aja orang-orang suka curhat ma dia. Apa bagusnya sih?

“Aku mengasihimu Bo. Ga akan berubah,” kata Bilbil suatu waktu. “Gombalmu, cuk,” timpal Bobo dalam hati. Kayanya udah muak banget si Bobo ini.

Kenapa Bilbil begitu egois. Begitu pelupa. Pada semua yang sudah aku berikan, pikir Bobo. Buah tangan. Perhatian. Rasa. Bobo bermuram durja. Ia makin kehilangan. Kehilangan teman. Sahabat. Cinta. Bilbil mengejar kebahagiaannya sendiri. Dengan mengorbankan Bobo. Bobo yang dulu sayang sama Bilbil. Ia bertanya demikian egoiskah Bilbil  tersebut. Dulu menyuruh Bobo pergi dari kehidupannya (kalimatnya gini, “Plis Bo, kalo lu sayang gw, tolong  jangan ganggu idup gw lagi”) sementara sekarang ia berusaha mengontak Bobo lagi. Maksudnya apa? Sial bener si Bobo klo dia dianggep bahan ngelaba doank. Emangnya Bobo cowok apaan? Bobo kan pria baik-baik. Mental Bobo ga sama kaya mental Bilbil. Bobo merasa Bilbil suka plin-plan, suka munafik & curi-curi kesempatan.

Bobo tahu pasti, Bilbil terkadang tidak konsisten. Labil. Sekarang ia berbicara demikian manis, besok hari mungkin ia akan menghancurkan hati. Jika kemarin ia meluluhlantakkan pikiran dan menghabiskan tenaga, maka di kemudian hari ia akan memberikan dukungan dan limpahan semangatnya. Membingungkan.

Bukankah Bilbil tersebut sudah memiliki orang lain? Kenapa ia masih mengharapkan perhatian Bobo yang sudah ia hancur leburkan hatinya tersebut? Mengharapkan perkataannya. Mengharapkan waktunya. Kini karena telat membalas pesan singkat Bilbil semalam, Bilbil menjadi murka dan menyakitinya lagi. Lagi-lagi lewat pesan singkat. Sms. Kepengecutan di jaman seluler..

=====================================================================================

Gemabuluk The Psycho Psychiatrist says :

Ok Bobo. Saya tau cerita pedih anda. Mungkin dulu anda demikian geramnya kepada Bilbil, saya yakin itu. Masalahnya anda merusak mental diri anda sendiri, Bo. Apa yang menjadi obat untuk anda? Lupakanlah. Lupakan amarah anda. Lupakan kebencian anda. Caranya? Lupakan Bilbil. Jangan masukkan dia dalam agenda hidup anda lagi. Saya kurang tahu track record anda dengan Bilbil bagaimana, namun solusi umumnya ya itu tadi. Jika anda berkubang dalam lumpur masa lalu yang menyakitkan, maka tinggalkanlah kubangan lumpur itu. Anda tidak mau penyakitan seumur hidup kan?

Friedrich Nietzche The Philosopher says :

Dalam cinta seorang perempuan terdapat ketidakadilan dan kebutaan terhadap semua yang tidak ia cintai. Dan di dalam cintanya yang tercerahkan pun, masih ada kejutan yang tak terduga-duga, petir dan malam, datang bersama-sama dengan cahaya.

Gemabuluk The Psycho Psychiatris says :

Ah mbah Nietzche sok keren kali. Tapi emang keren sih. Mbah, buku mu belum rampung aku baca. Mumet aku mbah. Zarathustra enak buat dibaca, tapi Beyond Good and Evil itu yang bikin aku cenut-cenut soale butuh pemahaman mendalem.

Friedrich Nietzche The Philosopher says :

Oalah le. Kowe masih mbaca bukuku toh? Aku aja udah ga baca buku-buku itu lagi. Sekarang lagi asik baca FHM ma Cosmopolitan. Si LEAH DIZON ni cuantik banget ya? Mbah naksir berat ki. J

=====================================================================================

Advertisements

One comment on “Flashback Stories

  1. Jan mbah karo cucune podo ra nggenah he hee
    Demikianlah selalu adanya jika logika dan perasaan belum seimbang di dalam dirimu wk wk wkkk

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s