Ketika Dosen Ngeblog

q full

Dosen ngeblog? Kalo di almamater saya, setahu saya cuma seorang bapak dosen yang ngeblog & bikin website. Termasuk pioneer juga si bapak ini. Kalo dosen2 yang lain, setahu saya dulu belum ada yg mengikuti jejak beliau. Entah klo sekarang.

Iseng2 browsing, sempet mampir ke http://romisatriawahono.net dan ternyata bapak yang satu ini juga concern menyikapi geliat dosen-dosen jaman sekarang yang mulai ngeblog untuk membantu membangun suasana distant learning, sebagai suplemen bahkan bumbu penyedap:) bagi perkuliahan standar dosen-dosen tersebut. Begini nih kata pak Romi Satria:

Menarik mendengar cerita mas Yudi Sutarso, dosen STIE Perbanas Surabaya yang menggunakan blog sebagai sarana diskusi dan komunikasi khususnya untuk mata kuliah yang diajar. Kebetulan beliau ini mengajar mata kuliah tentang pemasaran (marketing). Banyak studi kasus yang beliau sajikan di blog untuk dibahas berhubungan dengan berbagai konsep dan teori marketing, diantaranya misalnya tentang majalah Playboy, tentang kekerasan di IPDN, dsb. Mas Sasongko Budi juga mulai aktif menulis blog untuk mendukung mata kuliah yang diajar, situsnya bahkan diberi nama unik yaitu theAkuntan.Com. Ini adalah sekelumit kisah perjalanan ketiga saya ke STIE Perbanas Surabaya. Kalau sebelumnya saya dua hari penuh memberikan materi tentang eLearning, research dan blogging, kali ini saya diminta menjadi reviewer untuk kompetisi antar dosen khususnya di program yang sama yaitu peningkatan IT Awareness.

Geliat dosen untuk ngeblog saya pikir sesuatu yang positif dan harus didukung. Dan tentu lebih menarik lagi kalau dosennya bukan orang yang berlatar belakang computer science. Mas Rohmat Sarman sepertinya juga pernah bahas tentang tentang dosen ekonomi yang ngeblog. Tentu saya bukan seorang blog evangelist yang selalu punya misi khusus mengharuskan setiap dosen untuk ngeblog. Tapi saya pikir di era globalisasi kekinian yang sering disebut oleh Thomas Friedman sebagai globalisasi versi 3, karakter individu untuk sharing knowledge ataupun open mind kepada mahasiswa dan publik adalah suatu kebutuhan. Keuntungan untuk mahasiswa atau publik sudah jelas, bahwa mereka bisa mendapatkan warisan ilmu dari para dosennya. Untuk dosen keuntungan karena mereka akan mendapatkan feedback dari publik untuk semakin lebih mematangkan ilmu. Keuntungan lain adalah semakin terbentuknya image atau brand dosen berhubungan dengan kompetensi terhadap suatu bidang ilmu. Saya juga selalu beruntung mendapatkan cipratan ilmu-ilmu dari om Riri Satria, sahabat saya yang juga seorang dosen, yang di sela-sela kesibukannya masih mau bagi-bagi ilmu di situs blognya.

Menarik! Senada dengan pak Romi Satria Wahono, pak Hermawan Kartajaya pun berpendapat bahwa perkembangan internet yang pesat sekarang ini, termasuk Facebook, Blog, Web 2.0, Wikipedia, Social networking, Experiential marketing, Offline and Online community, Many-to-Many marketing merupakan sarana yang baik untuk personal branding, group branding bahkan education, learning, community gathering termasuk berbagi bermacam ilmu, yang diistilahkan oleh beliau sebagai wisdom from the crowd (Wikipedia lah contoh gampangnya). Potensi internet dalam skup kehidupan manusia? Limitless! Bahkan Unlimited jika kita optimis!

Tuh, gmana, dosen-dosen sekarang mulai pada banyak yang ngeblog loh. Mungkin di jaman yang smakin modern ini, mahasiswa2 sekarang skalian bisa konsultasi bimbingan skripsi secara online?? Mungkin, sapa tau..

=======================================

Advertisements

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s