Gara-Gara Pak Tung Desem

fin revo full 

Bener-bener rejeki namanya! Beberapa malam yang lalu, aq bela-belain “nggrudug” ke Yusuf Agency, toko buku (bekas & baru) super diskon itu. Daripada malem-malem ga jelas, mending memperkaya wawasan, tul ngga? Rencana mau beli novel-novelnya Dan Brown, yang judulnya Digital Fortress atau Deception Point (yang Da Vinci Code udah tamat bacanya, udah dulu banget tamatnya). Eh setelah muter-muter di sekitar rak buku impor, lho? Kok ada bukunya pak Tung Desem Waringin nyelip? Yang judulnya FINANCIAL REVOLUTION. WOW!! Cek harganya Bul. WOW! Dahsyat. Cuma 25 ribu???! Nyang bener nih? Buku-bukunya pak Tung Desem ini kalo di Gramed harganya lumayan mahal, dan termasuk National Best Seller juga, yang salah satu bukunya sempet mecahin rekor MURI untuk buku yang berhasil terjual 10.511 eksemplar selama sehari. Wes ewes ewes.

Terakhir cek di Gramed sih, yang FINANCIAL REVOLUTION harganya ampir seratus ribu, trus yang paling baru, MARKETING REVOLUTION harganya beberapa kali lipatnya. Di Yusuf Agency dijual 25 rb???! Mana kondisinya masih mulus & diplastik pula. Yang bener aja. Sikat! Ini sih bener-bener rejeki.

Ada satu konsep menarik dalam buku ini yang terngiang-ngiang di kepala. Keyakinan seseorang akan meningkatkan keberuntungannya dalam hidup, karena keyakinan tersebut akan membuat dia bertindak lebih banyak, lebih persisten, lebih tepat dibandingkan dengan orang yang tidak yakin. Dengan demikian, potensi yang digunakan lebih besar dan sehingga hasilnya akan lebih besar pula. Berikut cerita ilustrasinya:

Ada seorang dukun Indian desa A yang ahli mendatangkan hujan, tetapi kadang dia berhasil, kadang tidak dalam mendatangkan hujan. Pada suatu hari, dia mendengar kabar bahwa ada satu dukun di desa B yang selalu berhasil (tingkat keberhasilan 100%) dalam mendatangkan hujan. Dengan penasaran dukun desa A tersebut berjalan kaki selama satu bulan untuk berkunjung dan belajar kepada dukun desa B tersebut.

Dengan perasaan lega dukun desa A akhirnya bertemu dengan orang yang dia cari, lalu bertanya, “ Saya dengar anda selalu berhasil mendatangkan hujan. Bagaimana caranya?”

Dijawab oleh dukun desa B, “Saya melakukan ritual tarian tertentu untuk mendatangkan hujan.”

Kemudian dukun desa A meminta dukun desa B untuk mengajarinya melakukan ritual tarian tersebut. Setelah cukup lama belajar, dukun desa A pulang dan mempraktekkan metode hasil ajaran dukun desa B tersebut. Namun, hasilnya tetap saja kadang berhasil, kadang tidak berhasil. Karena penasaran, dukun desa A berjalan lagi selama sebulan ke desa B. Ketika bertemu dengan dukun desa B, dukun desa A bertanya,” Saya sudah melakukan ritual tarian tersebut, tapi tetap saja kadang berhasil kadang tidak. Bagaimana kamu bisa 100% berhasil?”

Dukun B menjawab,” Oh itu? Saya hanya melakukan ritual tarian itu. Tapi saya terus menari sampai hujan datang…..”

Resep ajaib, kalau kita yakin pasti bisa, dan akhirnya kita akan bisa maka kita akan bertindak terus menuju hasil yang kita inginkan. Karena itu, di banyak kesempatan kita benar-benar akan bisa dan berhasil mencapai apa yang kita inginkan.

Pagi ini mami berangkat ke Solo. Rencana naek motor. Buset dah. Emang kuat? Ternyata rencana mami boncengan ama ibu penjahit sebelah rumah. Woalah, mo turing ama genknya rupanya 🙂 Ya udah, kirain kudu aq anter mpe solo. Udah siap2 jaket tebel sebenernya biar ga masuk angin.

Mami ama ibu penjahit itu mau nyari bahan kain ke pasar Klewer. Disana, kain kualitas yang sama kaya di pasar Beringharjo bisa dapet harga miring, kira-kira seperempat harga lebih murah. Biasanya sih mami yang nalangin beli kainnya (pulang-pulang bawa kain karungan deh si mami), trus ibu penjahit itu yang ngebikin jadi kemeja berkerah lengan panjang ama lengan pendek, ama jadi beberapa macem baju wanita. Baru deh dipasarkan. Asik juga.

Usut punya usut lagi, tadi malem mami begadang baca bukunya pak Tung Desem. Haha. Pantes paginya langsung call ibu penjahit yang notabene sohibnya mami itu (or it’s just coincidence?), janjian buat ke Solo jam 8 pagi. Wah wah wah langsung take action rupanya. Kalo katanya Winston Churchill sih “Strike the iron while it’s hot” gitu. Hehe.

Gara-gara pak Tung Desem nih. Aq kudu masak sendiri hari ini.

Advertisements

2 comments on “Gara-Gara Pak Tung Desem

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s