Belajar Atom dan Molekul Dengan Kalzium

Seandainya pada jaman SMA dulu internet sudah berkembang pesat seperti sekarang, dan harga laptop pun cukup terjangkau pada masa itu, mungkin impresi saya tentang pelajaran-pelajaran eksak akan sedikit berkembang daripada impresi saya dahulu.

Salah satu ilmu pelajaran eksakta yang menantang adalah kimia atom dan molekul. Jaman dulu, guru (bahkan guru di sekolah yang katanya favorit pun) menerangkan konsep ikatan atom, molekul, valensi, spektrum dan sebagainya dengan media seadanya: kapur dan papan tulis. Demikian pula dengan konsep pengajarannya. Kasarnya boleh dibilang kurang bermutu. Jika berbicara tentang ikatan molekul, seharusnya guru-guru pengajar membawa peraga berupa lilin (malam) yang diberi tusuk gigi atau batang lidi. Masalahnya kita berbicara tentang konsep dimensi ikatan yang tiga dimensi. Apa jadinya bila pengajaran konsep ruang hanya bermodalkan gambar buruk rupa (corat-coret) di papan tulis? Murid bakal kelimpungan, membenci kimia dan batal jadi penerusnya Mendeleiev (>_<). Padahal kimia seharusnya sangat menyenangkan. Seharusnya..

Untunglah saat ini, jalur untuk belajar terbuka lebih lebar. Sejak berkembangnya konsep open-source, para pengembang software-software khusus untuk pasar niche mulai bermunculan. Termasuk soal pendidikan umumnya, dan bidang kimia pada khususnya.

Carsten Nihaus adalah kreator yang berada dibalik kemunculan Kalzium, sebuah piranti lunak open source (berbasis X Window KDE namun juga kompatibel untuk X Window GNOME) untuk belajar kimia yang sangat menyenangkan dan intuitif. Dijamin anak sekolahan bakal dapat nilai yahuud untuk pelajaran kimia atom & molekul dan mereka ga akan takut menghadapi UNAS, apalagi repot-repot memprotesnya (demo mulu, kapan belajarnya?)

(Gambar 1. Kalzium yang intuitif. Selain menggolongkan unsur2 tabel periodik berdasarkan golongan nya, software ini menawarkan titian keledai grafis yang menarik, misalnya Lithium yang diberi gambar baterai dan gambar lain untuk unsur lainnya.

(Gambar 2,3 dan 4. Berbagai informasi tambahan yang didapat tentang Lithium hanya dengan scroll kursor mouse ke bawah, menampilkan overview, model atom, penemunya dan asal penamaannya, dan info lainnya. Sangat komunikatif dan ringkas)

(Gambar 5. Akhirnya! Pembelajaran konsep keruangan pada ikatan antar partikel yang dengan jelas menggambarkan valensi atom yang berkaitan dengan “kaki-kakinya” misalnya  atom carbon yang “berkaki” 4. Model ini juga bisa diputar-putar, juga di zoom out maupun zoom in. Ini baru namanya happy learning!)

(Gambar 6 dan 7. Bahkan siswa yang kesulitan untuk menyamakan reaksi pun serasa mendapat perhatian ekstra dan bantuan yang berharga lewat fitur Equation Solver dari Kalzium)

Selamat belajar, calon-calon cendikiawan muda! 🙂

Advertisements

3 comments on “Belajar Atom dan Molekul Dengan Kalzium

  1. Iya bro. Bila ilmu atom-atom ini kita tahu (nggak harus semuanya sih), kita bisa menalar sifat benda. Misalnya, air dimasak, sebagian menjadi uap. Itu karena ikatan atomnya lepas akibat panas. Jadi, kalau ada pertanyaan kenapa air dimasak bisa beruap, bisa dijelaskan dengan konsep atom. Semua benda terdiri dari atom kan. Itu contoh simpel-nya aja sih…

    Dulu kimiaku sebatas hafalan bro :). Sekarang malah lupa sama sekali 😀

  2. haha. kemaren aq baca2 buku geologi tentang pembentukan sistem kristal. jadi inget klo aq nginstall Kalzium. Tentang gimana kristal yang sama-sama komposisinya terdiri dari Si dan O (SiO2), bisa ditemukan dalam wujud yang berbeda. Yang satu wujud kristalin, mineralnya disebut kuarsa. Yang satu amorf alias ngga berbentuk kristalin. Jawabannya? dari pelajaran basic kimia unsur.

    Parahnya guru mata kuliah kimia dasar dulu rada ga mutu ngajarnya. mana sebagian ank geologi lemot soal eksak (terutama aq ini heheh). masih mendingan blajar2 lagi pake software ini.

    Aq pengen blajar kimia seantusias para alkemis jaman dahulu. mereka takjub gimana unsur natrium (logam berwarna merah karat) dan clorine (gas yg beracun bila dihirup dalam jumlah besar), bila disenyawain, malah jadi zat anti penyakit gondok (alias garam dapur) yang sama sekali ngga berbahaya, malah dipake manusia setiap hari. menakjubkan science itu 🙂 banyak celah misterinya.

    Lha sekarang? murid2 kecil2 udah jadi politikus. demo sana-sini. makin ketinggalan ama India & China kita nanti. Daya saing berkurang. Wis jan..

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s