WiMAX & Tanenbaum’s “Computer Networks”

Weekend minggu depan rencananya saya mau ikut seminar & workshop WiMAX ( Worldwide  Interoperatibility of Microwave Access) di hotel Inna Garuda. Pembicaranya dari PT Telkom Indonesia dan didukung oleh provider-provider internet di Indonesia. Bahasannya tentang infrastruktur dan sertifikasi WiMax serta peluang penerapannya di Indonesia. Saya harap semoga IDR 300K yang harus dikeluarkan dari kocek memang worthed. Hi3.

WiMax memang sedang hot, salah satu sebabnya adalah kemampuannya untuk menyediakan area jangkau yang lebih luas sehingga daya coverage-nya terhadap pemakai lebih besar, kalau tidak salah sekitar 12 km dari titik pemancar. Bandingkan dengan teknologi WiFi (Wireless Fidelity) yang hanya menyediakan area coverage 100 m dari titik pemancar.  Selain itu , WiMax yang digadang-gadang sebagai koneksi broadband last mile mampu menyediakan kecepatan data yang besar, dengan maximum throughput (kecepatan maksimal yang bisa di-handle) sebesar 70 MBps (Megabytes per second) sementara WiFi hanya memiliki maximum throughput 54 MBps.

Berhubung saya agak gaptek soal network (LOL :)), kayanya bagus kalo paling ngga saya baca-baca dikit tulisan-tulisan tentang jaringan sebelum ikut seminar & workshop. Good strategy. And you know what, Ralph Waldo Emerson & Paulo Coelho did right. Jika kamu sudah berkehendak, semesta akan mendukungmu. Saya menemukan bukunya Tanenbaum! 😀

Jaringan komputer ( Computer Networks) merupakan buku yang ideal untuk mengenal network masa kini maupun masa mendatang. Buku teks klasik ini merupakan edisi revisi ketiga yang telah sepenuhnya ditulis kembali dan membahas jenis-jenis network yang ada mulai dari akhir tahun 1990 hingga sekarang.

Andrew S.Tanenbaum adalah seorang pengarang, pendidik dan peneliti pemenang ACM Karl V. Karlstrom Outstanding Educator Award, menjelaskan secara rinci tentang cara kerja network, mulai dari hal yang paling mendasar dan bertahap membahas bahan-bahan yang lebih advance seperti (1) komunikasi tembaga, serat optik dan radio satelit, (2) prinsip-prinsip protokol, (3) MAC sublayer, (4) prinsip routing, internetworking, IPV6, hingga bahasan tentang (5) Kriptografi, email, web, Java dan multimedia.

Rada cenut-cenut juga belajarnya. Tapi tetep semangat! 😀 Btw sayang sekali edisi bahasa Indo dari buku Tanenbaum ini hanya sekitar 300an halaman. Edisi keluaran 2003 dari penerbit Prentice Hall tertuang dalam 900 halaman. Apakah karena penerbitnya ganti dari Pearson ke Prentice Hall? I do not know for certain..

Advertisements

6 comments on “WiMAX & Tanenbaum’s “Computer Networks”

  1. Nice post bro. Oh, you want to attend the workshop about Wimax. Great. I’ve never participated any kind of workshop, so could you tell me what will you get there? Is it like praktikum?

    I also have tanenbaum’s book on my shelve and have checked that it has 900 pages as you say. The book in the screenshot above is Jilid I (see the bottom of the cover). I suppose you must get Jilid 2 as well to read the whole book.

    And one more thing. I am no expert in the computer networking. I once had a struggle to learn this subject. I just want to say that what I believe until now is this computer networking basically based on the protocol stack. This protocol stack is nothing more than stack that contains a few layers. Each layer manages the specific things (Example of abstraction, I guess).

    Nowadays we use TCP/IP protocol. The TCP/IP layers from bottom to top are physical layer, data link layer, network layer, transport layer, and application layer. I guess tanenbaum’s book presentation follows these sequence, from physical layer to application layer. And speaking about Wimax, this Wimax technology is in physical layer besides fiber optics, wi-fi, or adsl. Physical layer’s job is to transfer bits across the distance.

    Anyway, good luck 🙂

  2. ha3. mantaph brother 😀
    iya nih bro. baru baca ttg LAN, MAN, WAN & protokol layer2nya itu. WUAH MUMET. bab pendahuluannya aja belum tamat.

    km beli yang edisi inggris 900 halaman bro? paperback full color & gambarkah? aq kemaren ditawari ama distributor bandung, Computer Networks (4th ed tahun 2003) seharga IDR 157K. itu udah didiskon 25 %. Termasuk murah itu kynya ya?

    Trus yg bahasa indo kynya dipangkas deh. bahasanya rada gimana gitu. susah nyangkutnya di kepala. padahal klo baca buku2 pearson yg bahasa inggris, jauh lebih gampang masuknya walaupun bacanya butuh effort yg NGGAK sedikit plus kamus ha3.

    workshop jaman sekarang rada wangun ji. kemaren aq ikut workshop bikin framework web pake XAMP, WAMP, SQLYog, PsPad & Codeigniter, dan kerennya kita lgsg coding di t4, dibimbing ama tentor dr gamatechno. di brosurnya sih workshop wimax ini juga ada praktek setting wimax on the spot.

    soal wimax, moga2 ga ada halangan lah.

    btw aq sempet liat blognya budi rahardjo, ternyata dosen temennya dia berhasil buat alat2 yg mmenuhi sertifikasi wimax dgn komponen 100% asli indonesia. wow.

  3. Alamak Tannenbaum…
    Aku kayaknya ada CHM ato PDF ya? Udah lupa.
    Bahasa Indonesianya memang aneh mbul, namanya juga buku terjemahan, bukan buku interpretasi.

  4. memang bahasanya ada yang agak gimana gitu ka, misal terjemahan cloud jadi awan. hmm. rada aneh, harusnya terminologinya dipertahanin cloud aja ya.

    tapi secara overall terjemahannya lumayan memuaskan, waloupun ternyata perpus ga beli jilid 2 nya. kok tanggung bgt ki perpuse haha. duite nggo tuku buku wis entek ketoke..

    • Physical layer ya pada dasarnya sih untuk mengirimkan bit-bit (informasi) melalui jalur komunikasi. Banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya yang termasuk physical layer itu Wifi (atau 802.11), Ethernet, DSL (misalnya speedy), 3G (lewat jaringan telepon seluler), dulu GPRS dan lain-lain.

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s