A Beautiful Mind

Buku setebal 625 halaman ini menceritakan kisah hidup John Forbes Nash, Jr., salah satu genius matematika Amerika Serikat yang paling menonjol di antara teman-teman segenerasinya. Pada usia 20 tahun, ia adalah seorang mahasiswa pascasarjana yang cemerlang, bandel, menyebalkan sekaligus sangat eksentrik di lingkungan Princeton University ketika ia menemukan beberapa prinsip matematika – yang kini disebut Kesetimbangan Nash – yang sangat penting untuk teori permainan atau game theory.

Pada usia 30 tahun, tatkala sedang berada di puncak karirnya yang cemerlang serta tidak lama setelah ia menikah dengan seorang fisikawati yang cantik, Nash mendadak menderita mental breakdown yang sangat merusak dan belakangan didiagnosis menderita skizofrenia. Di bawah terpaan khayal-khayal yang menyiksa, dan membuatnya tidak berdaya, serta berulang kali harus meringkuk di balik tembok rumah sakit jiwa, Nash terpaksa menghabiskan tiga dasawarsa berikutnya sebagai sosok pendiam yang hanya sesekali muncul bak hantu di lingkungan kampus Princeton University.

Ketika usianya mencapai 60 tahun, kesehatannya semakin memburuk dan keberadaannya praktis dilupakan, tiba-tiba dua keajaiban terjadi. Yang pertama adalah kesembuhan yang hampir tak disangka-sangka dari skizofrenia dan yang kedua, adalah keputusan Panitia Hadiah Nobel untuk menghargai prestasi gemilangnya di masa lampau. Dua mukjizat yang mengembalikan dunia kepadanya.


Prinsip  temuan Nash ini kini diaplikasikan di bidang-bidang seperti penerapan strategi militer dan  prediksi kondisi perekonomian, termasuk pengaplikasiannya dalam salah satu bidang ekonomi yang rumit seperti ekonometrik.

Buku karangan Sylvia Nasar ini menjadi inspirasi film produksi Dreamworks dan Universal Pictures yang dibintangi oleh Russel Crowe.

Kutipan yang paling berkesan dari 159 halaman pertama yang sudah saya baca adalah yang ini (^_^):

Mengapa org sering ingin berlama-lama menikmati frustasi atau kemalangan agar dapat menciptakan sesuatu? Sebab kemampuan kreatif utk menciptakan sesuatu adalah pertahanan diri dan melindungi seseorang dari sakit jiwa (A Beautiful Mind)

So tetaplah bekerja dan berkarya, karena itu berfungsi untuk menjaga kewarasan kita (^_^)

Advertisements

8 comments on “A Beautiful Mind

  1. ok, i get the point… ga bekerja berarti sama saja mengurangi kewarasan ya…hehe bahaya juga neh…apalagi aku sering males mikir yang susah2. Btw, aku belum pernah baca bukunya, tapi filmnya udah pasti pernah kutonton… keren euy

  2. Filmnya bagus, Alice, tp mungkin terlalu cepet aja. Di bukunya itu ceritanya lebih detail. He3. Aq jg ga nyangka dapet buku itu. Ngga tau masih dicetak ga di Gramed. Nemunya di toko buku ala loak favoritku (^_^)

    kapan-kapan hunting buku ke jogja aja Alice. Surgaaaa (^,^)

  3. eh nanya dunk, bisa gak sih blog kita dibuat supaya gak bisa dicopypaste langsung. aku pernah nyari emang ada aplikasinya kayak copy protect gitu tapi itu buta wordpress.org kalo kayak kita yang masih dot com ini gak bisa ya? makasih banget ya, maaf ngrepotin^^

  4. iphone ga seru. mahal juga. BB punya blackberry application world & bbmessenger. buat curcol & ngegombal juga buat ehm ehm mpe pagi ha3. *apaan hayo? jgn ngeres lho haha (^_^)

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s