Satuan Jarak dalam “Penjelajahan Galaksi”

Space is big. You just won’t believe how vastly, hugely, mind-bogglingly big it is. I mean, you may think it’s a long way down the road to the chemist’s, but that’s just peanuts to space. (Douglas Adams, Hitchhiker’s Guide to The Galaxy)

Konsep dimensi sangat penting untuk diketahui dalam “penjelajahan galaksi” kita. Seberapa jauh jarak suatu objek angkasa dari tempat kita berdiri saat ini atau seberapa jauh suatu objek angkasa terhadap objek angkasa yang lainnya adalah salah satu pertanyaan dari sekian banyak pertanyaan yang akan sering kita ajukan. Sebenarnya apa saja ukuran yang digunakan para ahli astronomi? Ada tiga ukuran utama yang digunakan oleh para ahli astronomi untuk menerangkan konsep pemahaman tentang jarak di semesta yang luasnya tak terbatas ini, yakni:

1. Astronomical Unit (AU)
AU adalah jarak rata-rata bumi dengan matahari yakni 150 juta kilometer. Sistem AU ini digunakan pada pengukuran jarak-jarak benda langit di sistem matahari (Solar System) kita saja, misalnya menghitung jarak berbagai planet dari matahari ataupun menghitung jarak antar planet dengan planet, atau planet dengan asteroid.

Untuk kita ketahui bersama, galaksi kita, Bimasakti / Milky Way tersusun atas banyak sistem matahari (solar system), salah satunya adalah sistem matahari kita (matahari-merkurius-venus-bumi dan seterusnya hingga planet terluar).



2. Light Year (LY)
Tahun cahaya / Light Year pada dasarnya adalah bukan, seperti yang banyak disalah-kaprahkan oleh orang-orang, sebuah ukuran waktu, melainkan sebuah ukuran jarak (Dr. Sheldon Cooper, Big Bang Theory). Light Year adalah jarak yang ditempuh cahaya selama satu tahun. Kecepatan cahaya itu 300.000 kilometer per sekon. Klo satu tahun? Kaliin sendiri pake kalkulator ya he3. Kalkulator penulis ketinggalan di warteg *alasan cap kadal* 😀

Aduh, jangan marah & ngambek gitu donk. Ya udah deh saya kasih contekan aja. Jarak yang ditempuh cahaya dalam setahun itu 9,46 x 10 pangkat 12 kilometer. *Ngga kok, saya ngga sakti. Itu tadi nyontek wiki :D*




3. Parsec
Parsec sering digunakan untuk menghitung jarak bintang atau objek-objek angkasa berukuran besar seperti galaksi ataupun nebula. 1 Parsec sama dengan 3,261 tahun cahaya (light year) atau sama dengan 3,08 x 10 pangkat 13 kilometer. *Iya, saya nyontek wiki lagi kok itu :D*



Advertisements

5 comments on “Satuan Jarak dalam “Penjelajahan Galaksi”

  1. Gak pakai python bro ngitungnya? 🙂

    Terinspirasi sama kamu dulu yg pake python utk kalkulator bro. Sekarang aku malah pake python terus untuk hitung-hitungan.

    Tinggal panggil visor yg terminal itu, lalu python. That’s it. Ngitung di python enak karena gak perlu mencet2 tombol dan fungsionalitasnya lebih dari kalkulator.

  2. Eh, klo utk perhitungan yg rumit pake bilangan besar ama bilangan sangat kecil susah ding klo pake python. python gak dikhususkan utk penghitungan rumit. kalkulator lebih superior dibanding python klo masalah hitung-menghitung. 🙂

  3. google calculator udah pernah pake tapi waktu itu cuma utk ngitung currency gitu bro.
    seperti :
    1 pounds in rupiah
    1 dollars in rupiah
    ceritanya abis baca berita olahraga pas masa transfer pemain sepakbola. Harga beli pemain sering ditulis pake poundsterling atau dollar gitu. 🙂

    tapi promising nih google calculator. Bisa lebih dimanfaatin lagi fungsionalitasnya. keren.

    ada yg bilang:
    TO SATISFY YOUR INNERD GEEK/NERD.
    hahaha 😀

  4. ya itu sisi kerennya. mnemonic. bahasa super high level (bahasa manusia) ditranslate jadi kode2 pencarian search engine. belum pernah ada di dunia. super high level programming. wkwk 😀

Mau komentar?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s