Kayu Bakar & Laptop

Feelin’ exhausted. Mungkin karena jadwal yang lumayan penuh. Mungkin karena ketakutan saya terhadap ketertinggalan. Mungkin karena merasa insecure terhadap kehidupan. Mungkin karena teringat senyum dearest person from the past, ato mungkin juga karena interaksi dengan beragam karakter manusia. Celengan energi saya abis. Ada yang mau nyumbang, ngisi ulang?

Akhirnya? Buku selalu jadi pelarian yang paling mujarab. Ehmm, sebenernya senyum perempuan yang jadi pelarian paling mujarab. Buku, bolehlah dibilang the second closest 😀

Kisah ini bikin saya re-energized lagi. Ada seorang anak yatim piatu yang bernama Ninomiya Sontoku. Keadaannya yang tanpa penopang ini mengharuskan ia tinggal bersama pamannya yang bawel dan galak. Ninomiya diharuskan membantu pamannya mengurusi ladang. Sepanjang waktu.

Continue reading