United We Map!

2013-04-17_01h41_33

Today, thanks to tools such as geographic information system technology, virtually anyone can be a geographer. Anyone who use it has the potential of new discoveries every day. We can use GIS to make difference (in a better term). 

Wow. Bisa dibilang tahun ini saya makin jago dalam mapping & kartografi dibandingkan dgn diri saya sendiri tahun-tahun lalu. Practice, indeed, make perfect. Toast for myself. Lol.

Continue reading

Be Location Intelligent: Earth VS Bing

Ternyata, yang jadi teman bermain dan belajar bukan cuma majalah Bobo. MapInfo Profesional juga bisa menjadi teman bermain dan belajar yang sangat-sangat mengasyikkan. Sudah beberapa (baca: dua!) hari berlalu sejak postingan terakhir kemaren, and you know what, saya masih belum bisa pisah dengan si dia yang  cantik dan mempesona ini.

Jika MapInfo diibaratkan seorang wanita caem, maka pada kesempatan ini saya akan mencoba nyomblangin  nona MapInfo dengan dua pria yang sama-sama charming.

Pria yang pertama bernama Google Earth. Usianya masih bisa dibilang muda tapi kekayaan finansial dan inovasi intelektualnya luar biasa. Pria ini mengklaim dirinya baik hati, sesuai dengan pedoman hidupnya yang berbunyi “Don’t Do Evil.”

Pria yang kedua bernama Microsoft Bing. Muncul setelah Google Earth, padahal sejatinya dia adalah pria stok lama (baca: pak tua) :D. Kekayaan dan inovasinya? Pake ditanya? Anda ngga bakal bisa hidup di jaman Information Superhighways seperti sekarang ini jika ngga kenal dengan Microsoft 😀 Meski begitu, apakah bayang-bayang kesuksesan besar pak tua Microsoft membuat ia sukses berpasangan dengan nona manis ini? Bagaimana  serunya persaingannya dengan om muda Google Earth? Dearest readers yang berniat nyomblangin temennya wajib baca postingan ini sampe akhir 😀

Pertama-tama, saya mengatur objek-objek apa saja yang mau saya tampilkan di Mapinfo. Daerah yang saya tampilkan adalah daerah Brisbane, Australia (udah lama pengen kesini sayang belum kesampean). Points of interest yang saya atur layer-nya untuk tampil adalah jalan raya, daerah pemukiman, taman, daerah sentra bisnis, jalur rel kereta api, stasiun kereta api dan sekolah.

Continue reading

Be Location Intelligent: First Week Test

Sensasi yang menyenangkan. Selama satu minggu terakhir, saya berasa jadi Inspektur Parker (bukan nama sebenarnya), kepala kepolisian Distrik London, Inggris di abad ke-18. Banyak yang komplain ke kantor saya tentang maraknya kejahatan yang terjadi. Asli banyak bener. Sekretaris saya yang bahenol sampe bengkak-bengkak jarinya gara-gara ngetik laporan kejahatan yang masuk dalam seminggu terakhir.

Kok bisa? Haiah. Serius amat sih mbacanya. Peran inspektur itu murni cuma lagak-lagakan doank, tapi tool (software ini) yang saya pakai kedahsyatannya memang bukan isapan jempol.

Continue reading

Calibre: Ebook Management Tool

Yuhuuu. Met malem semuanya. Udah pada tidur? Kok bisa?! Bencong aja baru bangun jam segini. Wakaka. Buat bencong yang lagi baca, jangan tersungging…eh tersinggung ya. No offense. Okeh. Sudah saatnya posting yang berbau nerd lagi.

Gimana ceritanya nih sampe pake Calibre Ebook Management Tool segala? Semuanya berawal dari keinginan saya membaca buku terbarunya Alexandra Robbins, The Geeks Shall Inherit the Earth: Popularity, Quirk Theory, and Why Outsiders Thrive After High School. Penasaran bukunya kaya apa? Berikut saya cuplikin resensi bukunya di Amazon:

In a smart, entertaining, reassuring book that reads like fiction, Alexandra Robbins manages to cross Gossip Girl with Freaks and Geeks and explain the fascinating psychology and science behind popularity and outcasthood. She reveals that the things that set students apart in high school are the things that help them stand out later in life. Robbins follows seven real people grappling with the uncertainties of high school social life, including: (1) The Loner, who has withdrawn from classmates since they persuaded her to unwittingly join her own hate club; (2) The Popular Bitch, a cheerleading captain both seduced by and trapped within her clique’s perceived prestige; (3) The Nerd, whose differences cause students to laugh at him and his mother to needle him for not being “normal”; (4) The New Girl, determined to stay positive as classmates harass her for her mannerisms and target her because of her race; (5) The Gamer, an underachiever in danger of not graduating, despite his intellect and his yearning to connect with other students; (6) The Weird Girl, who battles discrimination and gossipy politics in school but leads a joyous life outside of it; (7) The Band Geek, who is alternately branded too serious and too emo, yet annually runs for class president.

Continue reading