Slay Men With Her Eyes

Image

Sembilan bulan terakhir ini hectic banget. But you know, I’m feeling alive again. Tugas bertumpuk, ujian, asistensi, aneka macam presentasi dan testing beragam software geosains bikin waktu saya penuh dengan kegiatan. Damn exhausting but I really, really enjoyed it. I’m glad that I decided taking master degree. Who’s know, tapi rasa-rasanya ini turning point hidup saya.

Tahun ini 2 tahun sisa waktu sebelum saya menginjak kepala tiga. Saya masih dalam kondisi insecure. I need new job (hopefully my dream job) & I’m still single 😀 Tapi saya excited. Semoga ilmu yg saya dapet dari master degree ini bisa diterapkan. Saya yakin bisa. Kepala saya jadi sedikit berisi ketimbang 2 tahun lalu yang masih otak jongos LOL 😀

Trus, foto cewek diatas tuh sapa? Oh itu. Jadi ceritanya, saya lagi ngefans banget ama Saoirse (pronounced “sir-sha”) Ronan. Film-filmnya sejauh ini beberapa udah saya tonton. Hanna, City of Ember, The Lovely Bones, The Way Back & Atonement. Kayanya ada lagi yang lain, ntar malem coba hunting ah.

I really enjoy all of her scene. Banyak yang bilang klo Saoirse ini ngga cantik tapi manis. Damn hell, saya di barisan terdepan yang bilang, “Sir-sha, kamu tuh cantik dan manis!”.

Especially your beautiful blue eyes. Modified from a zen story, I dare to say ” A soldier may kill with his sword, but this girl slay men with her (blue) eyes.

Over and out. Cheers to all of you 😀

Sahabat

Apakah arti dirimu untuk sahabat-sahabatmu? Apakah seperti udara yang murni dan kesunyian? Ataukah sebagai roti dan obat?

Terkadang, orang-orang yang tidak bisa membebaskan dirinya sendiri dari belenggu, justru menjadi pembebas sahabat-sahabatnya.

Keseharian yang men-trigger kembali quote dari Nietszche. Nice to know you all, friends.

Kayu Bakar & Laptop

Feelin’ exhausted. Mungkin karena jadwal yang lumayan penuh. Mungkin karena ketakutan saya terhadap ketertinggalan. Mungkin karena merasa insecure terhadap kehidupan. Mungkin karena teringat senyum dearest person from the past, ato mungkin juga karena interaksi dengan beragam karakter manusia. Celengan energi saya abis. Ada yang mau nyumbang, ngisi ulang?

Akhirnya? Buku selalu jadi pelarian yang paling mujarab. Ehmm, sebenernya senyum perempuan yang jadi pelarian paling mujarab. Buku, bolehlah dibilang the second closest 😀

Kisah ini bikin saya re-energized lagi. Ada seorang anak yatim piatu yang bernama Ninomiya Sontoku. Keadaannya yang tanpa penopang ini mengharuskan ia tinggal bersama pamannya yang bawel dan galak. Ninomiya diharuskan membantu pamannya mengurusi ladang. Sepanjang waktu.

Continue reading

Be Location Intelligent: Earth VS Bing

Ternyata, yang jadi teman bermain dan belajar bukan cuma majalah Bobo. MapInfo Profesional juga bisa menjadi teman bermain dan belajar yang sangat-sangat mengasyikkan. Sudah beberapa (baca: dua!) hari berlalu sejak postingan terakhir kemaren, and you know what, saya masih belum bisa pisah dengan si dia yang  cantik dan mempesona ini.

Jika MapInfo diibaratkan seorang wanita caem, maka pada kesempatan ini saya akan mencoba nyomblangin  nona MapInfo dengan dua pria yang sama-sama charming.

Pria yang pertama bernama Google Earth. Usianya masih bisa dibilang muda tapi kekayaan finansial dan inovasi intelektualnya luar biasa. Pria ini mengklaim dirinya baik hati, sesuai dengan pedoman hidupnya yang berbunyi “Don’t Do Evil.”

Pria yang kedua bernama Microsoft Bing. Muncul setelah Google Earth, padahal sejatinya dia adalah pria stok lama (baca: pak tua) :D. Kekayaan dan inovasinya? Pake ditanya? Anda ngga bakal bisa hidup di jaman Information Superhighways seperti sekarang ini jika ngga kenal dengan Microsoft 😀 Meski begitu, apakah bayang-bayang kesuksesan besar pak tua Microsoft membuat ia sukses berpasangan dengan nona manis ini? Bagaimana  serunya persaingannya dengan om muda Google Earth? Dearest readers yang berniat nyomblangin temennya wajib baca postingan ini sampe akhir 😀

Pertama-tama, saya mengatur objek-objek apa saja yang mau saya tampilkan di Mapinfo. Daerah yang saya tampilkan adalah daerah Brisbane, Australia (udah lama pengen kesini sayang belum kesampean). Points of interest yang saya atur layer-nya untuk tampil adalah jalan raya, daerah pemukiman, taman, daerah sentra bisnis, jalur rel kereta api, stasiun kereta api dan sekolah.

Continue reading