Apa hubungannya gambar peta ini:
Dengan selebaran di bawah ini:
Yuk kita kemon. Curcol dulu ah
Belum bosen kan ya?
Apa hubungannya gambar peta ini:
Dengan selebaran di bawah ini:
Yuk kita kemon. Curcol dulu ah
Belum bosen kan ya?
Setelah cape jadi kartografer selama 2 minggu ini, diakhiri dengan rampungnya peta-peta sore tadi, saya iseng-iseng ke Alfamart buat cari minuman dingin. Biasanya beli Frestea Jasmine. Rasanya enak. Tapi tadi tergoda buat nyobain Futami. Kenapa? Soalnya beli 1 gratis 1. Promo berlaku di seluruh Alfamart sebelum 15 Februari 2010. Manusia indonesia = paling doyan gratisan
Halo. Ketemu lagi kita malam ini. Tentunya lewat jalur maya
Kali ini, dalam sub-kategori Techno Rebel (lagi), saya akan mengetengahkan salah satu screen-capture editor. Namanya Screenpresso. Bisa di download disini.
Apa saja fiturnya? Memuaskan. Demikian yang saya rasakan setelah mencobanya. Fitur spesial dari software ini adalah capture scrolling, add effects, resize dan terutama, built-in editor-nya yang superb untuk para blogger & para desktop-worker. Secara overall, screen-capture editor ini memiliki kinerja dan nilai lebih dibanding screen-capture editor lainnya. Sayangnya eh sayangnya, cuma kompatibel untuk Windows
Sketsa. Komik. The Art of Story Telling. Rasanya asik membongkar-bongkar & men-scan koleksi sketsa-sketsa dan komik-komik hand-drawn bikinan saya ini. Plus jadi inget behind the scene proses pembuatannya. Saya menangkap adanya proses transformasi style gambar disini.
Proses-prosesnya dimulai dari (1) belajar menggambar portrait wajah, kemudian (2) menangkap momen-momen yang hendak ditonjolkan lewat alpha-art seukuran postcard yang menangkap setting tempat dan pelaku, terus diteruskan dengan (3) eksplorasi panel (wadah teks) yang nantinya jadi tempat untuk menuangkan cerita-cerita, berlanjut ke (4) proses inking dan yang terakhir, (5) penuangan tone, gradasi, tekstur dan gelap-terang untuk menimbulkan suspense yang menendang
Secara kita sadari ataupun tidak, ada dua MISKONSEPSI utama tentang Computer Science yakni: Computer Science adalah studi tentang komputer dan yang terakhir, Computer Science adalah studi tentang penggunaan piranti keras (hardware) dan piranti lunak (software).
Mencuplik pendapat Michael R. Fellows dan Ian Parberry dalam tulisan mereka di Computing Research News, bahwa “Computer science is no more about computer than astronomy is about telescope, biology is about microscope, or chemistry is about glass-beakers and test tubes. Science is not about tools. It’s about how we use them and what we find out when we do“. Ini menjawab miskonsepsi pertama diatas. Oia postingan senada pernah dipost bro Aji disini.
Photo Courtesy of: http://vasalissa.blogspot.com/
Ketika hidup terasa amat berat dan kita sebagai manusia merasa sendirian, merasa putus asa dan merasa terasing secara fisik dan psikis di dunia yang terus melaju kencang ini, sempat terpikir keinginan untuk mereset semua. Dikenal dengan istilah hard-shutdown dalam dunia komputer, suicide di film-film suspense, atau seppuku di kalangan para shogun terhormat.
Tapi ketika kematian hanya berjarak sangat dekat, bahkan bersebelahan dengan kita, rasanya saya miris, malu dan terharu melihat daya juang untuk tetap hidup yang kuat dari seorang manusia.
Pagi tadi ada kecelakaan dahsyat di depan rumah saya. Waktu itu subuh dan jalanan masih sepi. Pengendara berboncengan menabrak tiga orang manula yang sedang jogging, yang pada akhirnya diketahui untuk terapi rematik mereka. Suara decit ban dan hantaman benda ke aspal membangunkan saya dari tidur. Segera saya keluar pagar untuk melihatnya. Astaga, ya Tuhan, terlihat lima tubuh tergeletak. Tiga diantaranya berlumuran darah pada bagian wajah dan dalam kondisi sakratul maut. Berkelojotan sesekali dengan nafas terengah-engah dan mulut berbusa. Ya Tuhan.
Rasanya sayang kalo ga ditulis & diposting disini. Ok. Masih berkutat soal desktop-desktopan. Apakah anda bosen dengan desktop yang datar & “gitu-gitu doank”? Mungkin sekarang saatnya anda mencoba Bumptop 3D Desktop. Eye-candy yang satu ini akan merubah tampilan desktop anda menjadi 3 dimensi. Yup. Tiga Dimensi!
Saya udah nyoba dan sejauh ini hasilnya memuaskan. Walaupun ada fluke & sedikit bug pada Windows Explorernya, tapi tidak mengurangi daya tarik penggunaan software ini. Saya sendiri udah nyoba loh. Tuh dibawah screenshot desktop saya *pamer banget nih anak*.
Oia bad news buat para linuxer. Software ini cuma tersedia versi Windows & Mac-nya saja. *cup cup cup linuxer, ga usah pada esmosi ya
*