Venusian 101

Bukan, saya bukan mo ngomongin Physical Geology 101. Bukan juga tentang Geochemistry 101 atau Exploration Geophysics 101. Yang mau saya omongin adalah Venusian 101. Kuliah pengantar tentang bahasa Venus. Bahasa hati para wanita. Asli, susah banget. Diulang berapa semester pun saya masih dapet D minus saking rumitnya (-_-)…

Untuk belajar Venusian 101, saya udah ngumpulin beragam text book.

Mulai dari “Energy Today: Coal, Oil, Natural Gas and Girls“, “Heart’s Tectonic in This Dynamic Earth“, “Atlas of  Romance-forming Relationship Under The Microscope“, sampe ”Geological Interpretation of Well Love.

Hasilnya? Tetep, saya masih ngga ngerti wanita dan isi hatinya. Kayanya taun depan mesti ngulang matakuliah ini lagi (-_-)….

Sahabat

Apakah arti dirimu untuk sahabat-sahabatmu? Apakah seperti udara yang murni dan kesunyian? Ataukah sebagai roti dan obat?

Terkadang, orang-orang yang tidak bisa membebaskan dirinya sendiri dari belenggu, justru menjadi pembebas sahabat-sahabatnya.

Keseharian yang men-trigger kembali quote dari Nietszche. Nice to know you all, friends.

Wonder

Kalo boleh mengadaptasi kata pengantar di buku The Book of New Sun karangan Gene Wolfe, malam ini saya pengen bilang: “Lifes are chests full of wonders. Full of image like jewels, of words a reader can get drunk on, of people and incidents that will linger long in memory.” 

For me, the true wonder is this: “Nothing beat the sweetness of your first kiss.” 

Kayu Bakar & Laptop

Feelin’ exhausted. Mungkin karena jadwal yang lumayan penuh. Mungkin karena ketakutan saya terhadap ketertinggalan. Mungkin karena merasa insecure terhadap kehidupan. Mungkin karena teringat senyum dearest person from the past, ato mungkin juga karena interaksi dengan beragam karakter manusia. Celengan energi saya abis. Ada yang mau nyumbang, ngisi ulang?

Akhirnya? Buku selalu jadi pelarian yang paling mujarab. Ehmm, sebenernya senyum perempuan yang jadi pelarian paling mujarab. Buku, bolehlah dibilang the second closest :D

Kisah ini bikin saya re-energized lagi. Ada seorang anak yatim piatu yang bernama Ninomiya Sontoku. Keadaannya yang tanpa penopang ini mengharuskan ia tinggal bersama pamannya yang bawel dan galak. Ninomiya diharuskan membantu pamannya mengurusi ladang. Sepanjang waktu.

Continue reading